Pesan Adab Untuk Keluarga

Pesan 02: Tingkatkan Ibadah Kita, Semoga Anak Lebih Shalih

Serial Pesan Pengadaban

Oleh: Dr. Wido Supraha, M.Si. (Pendiri SekolahAdab.com)

Pepatah mengatakan bahwa buah tidak jatuh jauh dari pohonnya. Jika seorang Ayah pemarah, bukan tidak mungkin anak akan tumbuh menjadi pemarah. Jika seorang Ayah lembut tutur katanya, sangat mungkin tutur kata anak selembut ayahnya.

Jika kita rindu anak yang shalih, maka jadikanlah diri ini shalih. Jika kita rindu anak yang rajin beribadah, maka jadikanlah diri ini nikmat beribadah.

Jika kita tidak pernah merasa diri ini suci, maka tentu anak kita pun akan akan selalu ingin memperbaiki diri.

Allah ﷻ berfirman dalam Surat An-Najm [53] ayat 32:

فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى

Maka janganlah kalian menyucikan diri kalian sendiri karena hanya Dialah yang paling tahu siapa yang bertakwa.

Rasulullah ﷺ pun pernah mengingatkan sahabat-sahabatnya agar tidak pernah berhenti memperbaiki diri, sebagaimana riwayat Muslim no. 2142:

لاَ تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمُ اللَّهُ أَعْلَمُ بِأَهْلِ الْبِرِّ مِنْكُمْ

Janganlah menyatakan diri kalian suci. Sesungguhnya Allah yang lebih tahu manakah yang baik di antara kalian.

Dahulu Sa’id bin al-Musayyib (642-715 M) meningkatkan kualitas shalatnya dan menyampaikan maksudnya agar bertawassul dengan amaliyahnya, dimudahkan anaknya menjadi shalih. Ia berkata kepada anaknya sebagaimana dikutip dalam Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam (1/467):

لَأَزِيْدَنَّ فِي صَلاَتِي مِنْ أَجْلِكَ

Wahai anakku, sungguh aku terus menambah shalatku ini karenamu (agar kamu menjadi shalih

Seiring perbaikan diri kita dalam ibadah, baik ibadah ritual maupun sosial, semoga Allah semakin permudah urusan kita dalam memperbaiki urusan keturunan kita.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button