Pesan Untuk Muaddib di SekolahTa'dib

KIAM#5: Cintailah Murid Sepenuh Hati

Institut Adab Insan Mulia

KIAM (Konsolidasi Iman Adab Muaddib) adalah program 30 menit untuk saling menguatkan di antara para penggerak dan praktisi pendidikan yang bersepakat bahwa pendidikan harus dijalankan berorientasikan adab. Program ini berjalan setiap Senin malam, pukul 20.00 WIB, dan program ini bersifat TERBUKA dan dapat diikuti oleh para pendidik secara UMUM untuk saling menguatkan di jalan pendidikan berorientasi Adab. Program ini mereferensikan materinya dengan kitab-kitab adab yang telah ditulis oleh para ulama untuk kemudian dikontekstualisasikan pada era digital hari ini.

Pada KIAM#5 ini, tema yang diangkat adalah “Cintailah Murid Sepenuh Hati”. Murid menurut al-Qusyairi adalah seseorang yang memiliki kehendak atau kemauan atau keinginan akan sesuatu, dan berkeinginan kuat untuk semakin dekat dengan Allah SWT dengan menuntut ilmu, bertakhalluq dengan Allah SWT yang Maha Berkehendak atau Memiliki Iradah. Oleh karenanya, sangat pantas bagi seorang Muaddib untuk mencintai seseorang yang sangat mengharapkan rahmat dari Allah SWT melalui ilmu yang dikejarnya.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-An’am [6] ayat 52 tentang murid, sosok yang sangat berharap ridha-Nya:

وَلا تَطْرُدِ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالغَدَاةِ وَالعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهُ

Jangan kalian menghalau orang yang menyeru Tuhan mereka pada pagi dan sore yang menginginkan (ridha)-Nya.”

Berkata Imam an-Nawawi dalam At-Tibyan tentang bagaimana Cintailah Murid Sepenuh Hati, sbb.:

  1. Bersikap baik;
  2. Menyambut dengan penuh bahagia;
  3. Menasihati dengan baik;
  4. Menyayangi para penghafal dan pembelajar Al-Qur’an seperti menyayangi diri dan anaknya sendiri;
  5. Membimbing menuju maslahat;
  6. Membimbing menuju maslahat;
  7. Mendukung dengan sarana;
  8. Menyenangkan hatinya;
  9. Bersikap lembut;
  10. Memiliki toleransi;
  11. Terus memotivasi tak kenal henti
  12. Bersabar atas ‘kenakalannya’ dan keburukan akhlaknya, dan memaklumi sikap kurang ajarnya sesekali, khususnya ketika masih usia sangat muda

Selanjutnya, sebaik-baik motivasi untuk Mencintai Murid Sepenuh Hati adalah Al-Qur’an al-Karim. Bagilah di pekan ini, setiap hari sebuah ayat motivasi dari Qur’an untuk menjadikan murid semakin merasakan cinta dari seorang Muaddib/ah. Kelak, ia pun akan mencintai Muaddib/ah sepenuh hati. Di antara ayat yang dapat disampaikan dengan penjelasan, adalah:

  1. Q.S. Ali ‘Imran [3] ayat 104
  2. Q.S. Al-An’am [6] ayat 52
  3. Q.S. Al-Anbiya [21] ayat 7
  4. Q.S. Fathir [35] ayat 28
  5. Q.S. Al-Mujadilah [58] ayat 11

Hari Pertama: Q.S. Ali ‘Imran [3] ayat 104 | Membimbing murid dengan cinta untuk mengajak kepada kebaikan, mencintai amar ma’ruf, dan nahi munkar

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

3.104.  Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Hari Kedua: Q.S. Al-An’am [6] ayat 52 | Selalu berharap ridha Allah SWT

وَلا تَطْرُدِ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالغَدَاةِ وَالعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهُ

6.52 Jangan kalian menghalau orang yang menyeru Tuhan mereka pada pagi dan sore yang menginginkan (ridha)-Nya.”

Hari Ketiga: Q.S. Al-Anbiya [21] ayat 7 | Selalu merujuk Ulama atau Pakar yang Otoritatif dalam Ilmu

وَمَآ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ اِلَّا رِجَالًا نُّوْحِيْٓ اِلَيْهِمْ
فَسْـَٔلُوْٓا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

21.7  Dan Kami tidak mengutus (rasul-rasul) sebelum engkau (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah kepada orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.

Hari Keempat: Q.S. Fathir [35] ayat 28 | Merawat ketundukan kepada Allah SWT dengan penuh kekhusyu’an

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَاۤبِّ وَالْاَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ كَذٰلِكَۗ
اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ

35.28  Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Maha Pengampun.

Hari Kelima: Q.S. Al-Mujadilah [58] ayat 11 | Motivasi meraih derajat tertinggi bersama ilmu dan amal

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

58.11  Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Apresiasi kepada para guru yang malam ini turut membagi bagaimana cara mereka menyambut murid setiap pagi untuk masuk ke dalam kelas pengadaban mereka, dengan penuh suka cita.

Semoga Allah SWT memudahkan seluruh Muaddib/ah dalam Mencintai Murid Sepenuh Hati. Sejatinya jika setiap Muaddib/ah menikmati penegakan adab dalam keseharian kehidupannya, maka mengadabi sejatinya sekedar membagi kenikmatan tersebut ke dalam jiwa anak. Barakallahufikum jami’an.

Salam Ta’zhim,

Depok, 10 Oktober 2022, pukul 20.00-20.30 WIB
Dr. Wido Supraha, M.Si.
(Direktur Institut Adab Insan Mulia)

SekolahAdab.Com

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button